
Area layanan
Alam Sutera punya keunggulan yang jarang dimiliki kawasan lain di Tangerang: akses tol langsung. Gerbang tol di dalam kawasan membuat perjalanan ke Jakarta Selatan atau Bandara Soekarno-Hatta relatif singkat, dan pola berkendara jalan tol justru menunjukkan efisiensi kendaraan listrik dengan baik pada kecepatan menengah.

SUV · Listrik (BEV)
Karena banyak penghuni kawasan ini melakukan perjalanan jarak menengah secara rutin, pertanyaan yang paling sering muncul adalah soal jarak tempuh sebenarnya di jalan tol, bukan angka NEDC. Ini pertanyaan yang tepat, dan test drive di rute yang benar-benar Anda pakai adalah cara terbaik menjawabnya.
Showroom BYD BIPO Serpong berjarak sekitar delapan kilometer dari Alam Sutera lewat Jl. Raya Serpong.
Dari Alam Sutera ke showroom sekitar 8 km, umumnya 15–20 menit lewat Jl. Raya Serpong. Kawasan ini juga punya akses langsung ke Tol Jakarta–Serpong.
Lihat alamat dan jam operasionalKepemilikan
Alam Sutera punya keunggulan yang jarang dimiliki kawasan lain di Tangerang: akses tol langsung dari dalam kawasan. Karena itu pertanyaan yang paling sering muncul di sini berbeda dari kawasan lain, yaitu berapa jarak tempuh sebenarnya di jalan tol, bukan angka NEDC.
Itu pertanyaan yang tepat. Pada kecepatan tol yang konstan, jarak tempuh nyata selalu berada di bawah angka pengujian karena hambatan udara meningkat seiring kecepatan. Besar selisihnya bervariasi antar model dan kondisi berkendara, dan tidak ada angka tunggal yang jujur untuk semua situasi. Cara paling dapat diandalkan untuk mengetahuinya adalah mencoba sendiri di rute yang benar-benar Anda pakai.
Untuk perjalanan yang umum dari kawasan ini, jaraknya tetap aman. Alam Sutera ke Bandara Soekarno-Hatta sekitar 25 km sekali jalan, sehingga perjalanan pulang pergi tidak memerlukan pengisian di tengah jalan untuk seluruh model BYD. Pengisian semalam di rumah sudah lebih dari cukup.
Perlu ditambahkan bahwa hambatan udara meningkat lebih cepat daripada kenaikan kecepatan, sehingga selisih konsumsi antara berkendara di seratus kilometer per jam dan seratus dua puluh kilometer per jam lebih besar daripada yang umumnya diperkirakan. Bagi pengguna tol harian, menurunkan sedikit kecepatan jelajah memberi tambahan jarak tempuh yang terasa.
Sebaliknya, pada ruas tol yang sedang padat merayap, konsumsi energi justru membaik. Ini kebalikan dari mobil bensin dan sering menjadi penemuan yang menyenangkan bagi pemilik baru di kawasan ini, terutama pada jam berangkat kerja ketika tol menuju Jakarta tidak pernah benar-benar lancar.
Pembeli dari Alam Sutera umumnya datang dengan pertanyaan yang lebih teknis dibanding kawasan lain, khususnya soal konsumsi energi pada kecepatan tol. Karena itu tahap test drive sebaiknya tidak diperlakukan sebagai formalitas. Sampaikan rute yang ingin Anda coba saat penjadwalan, agar durasi dan jalur test drive disiapkan sesuai kebutuhan nyata, bukan sekadar berputar di sekitar showroom.
Jarak delapan kilometer ke showroom dapat ditempuh lima belas sampai dua puluh menit lewat Jl. Raya Serpong. Bagi yang waktunya terbatas, unit dapat diantar ke alamat Anda, sehingga sesi test drive dapat dimulai langsung dari titik keberangkatan harian Anda.
Pada tahap pembiayaan, pembeli di kawasan ini sering membandingkan skenario kepemilikan jangka menengah, misalnya biaya total selama tiga sampai lima tahun dibanding kendaraan bensin sekelas. Simulasi kredit di situs ini hanya menghitung cicilan; untuk perbandingan biaya kepemilikan menyeluruh, sales consultant dapat membantu menyusunnya berdasarkan pola pemakaian Anda.
Terakhir, periksa kesiapan tempat pengisian di rumah. Untuk rumah tapak di Alam Sutera dan sekitarnya, pemasangan home charging umumnya tidak bermasalah selama daya listrik memadai.
Alam Sutera adalah salah satu kawasan di mana pertanyaan ini benar-benar relevan, karena akses tol membuat perjalanan jarak menengah menjadi rutin, bukan sesekali. Jawabannya tidak seragam dan bergantung pada satu hal: seberapa sering Anda menempuh rute yang belum didukung stasiun pengisian memadai.
Bila mayoritas perjalanan Anda berada dalam Jabodetabek, termasuk ke bandara dan Jakarta Selatan, model listrik penuh memberi biaya harian terendah tanpa kompromi berarti. Jarak Alam Sutera ke Bandara Soekarno-Hatta sekitar 25 km sekali jalan, sehingga perjalanan pulang pergi tidak menuntut pengisian di tengah jalan untuk seluruh model BYD.
Sebaliknya, bila perjalanan ke luar Jawa Barat atau ke daerah yang infrastrukturnya belum merata dilakukan secara rutin, M6 DM-i menghilangkan kebutuhan merencanakan titik pengisian sama sekali. Perjalanan harian tetap ditempuh dengan tenaga listrik, sementara mesin bensin tersedia untuk jarak jauh. Yang Anda tukarkan adalah biaya harian yang sedikit lebih tinggi dibanding model listrik penuh, dengan imbalan kepastian di perjalanan panjang.
Akses tol langsung membuat perjalanan luar kota dari Alam Sutera menjadi rutin, dan perencanaannya berbeda dari mobil bensin. Perbedaan utamanya bukan pada jarak tempuh, melainkan pada waktu berhenti: mengisi bahan bakar memakan beberapa menit, sementara mengisi daya memerlukan waktu lebih lama meski dengan pengisian cepat.
Dalam praktiknya hal ini jarang menjadi masalah karena berhenti biasanya bersamaan dengan istirahat. Untuk rute seperti Alam Sutera ke Bandung, model dengan baterai besar seperti Seal dapat menempuhnya tanpa pengisian di tengah jalan, dan pengisian dilakukan di tujuan. Untuk rute yang lebih jauh, satu kali berhenti untuk pengisian biasanya berbarengan dengan waktu makan.
Yang perlu diperhitungkan adalah konsumsi energi meningkat pada kecepatan tinggi. Berkendara konstan di kecepatan tol menurunkan jarak tempuh dibanding angka pengujian, dan besarnya bervariasi antar model serta kondisi. Karena itu memperkirakan jarak aman dengan margin, bukan dengan angka maksimum, adalah kebiasaan yang berguna.
Bila perjalanan jauh Anda menuju daerah yang infrastruktur pengisiannya belum merata, pertimbangan ini berubah sifat. Di situlah M6 DM-i menjadi relevan: perjalanan harian tetap bertenaga listrik, sementara mesin bensin menghilangkan kebutuhan merencanakan titik pengisian sama sekali pada rute panjang.
Katalog
Penawaran
Program promo yang berlaku untuk pembelian dari kawasan Alam Sutera.
Belum ada promo aktif
Hubungi sales consultant untuk penawaran terbaru yang sedang berjalan.
Tanya Promo via WhatsAppKeunggulan
Akses tol langsung
Gerbang tol di dalam kawasan membuat perjalanan ke Jakarta Selatan dan bandara relatif singkat, dengan konsumsi energi yang efisien pada kecepatan menengah.
Test drive di rute Anda
Sebutkan rute yang ingin dicoba saat penjadwalan, termasuk jalan tol, agar durasi test drive disiapkan sesuai kebutuhan nyata.
Pilihan hybrid tersedia
M6 DM-i menjadi jawaban bila rute luar kota Anda rutin dan belum didukung stasiun pengisian yang memadai.
Delapan kilometer ke showroom
Sekitar 15 sampai 20 menit lewat Jl. Raya Serpong, cukup dekat untuk kunjungan maupun servis berkala.

Teknologi
Teknologi baterai dan penggerak yang menentukan seberapa efisien kendaraan bekerja pada kecepatan tol.
Pelajari Lebih LanjutAlat Bantu
Bandingkan model bertenaga listrik penuh dengan M6 DM-i yang hybrid, dua pendekatan berbeda untuk pemakaian jarak menengah.
Pembiayaan
Hitung estimasi cicilan, termasuk untuk M6 DM-i bila Anda mempertimbangkan opsi hybrid.
Simulasi Kredit
Tenor
Estimasi Cicilan / Bulan
-
Asumsi bunga flat 6.5% per tahun.
Pengalaman
Jadwalkan test drive dari Alam Sutera, dan sebutkan bila Anda ingin mencoba rute tol yang biasa Anda lalui.

Showroom
Jl. Raya Serpong Kilometer 7 No.37, RT.3/RW.1, Pd. Jagung, Kec. Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten 15326
Senin - Sabtu, 08.00 - 21.00 WIB
Buka di Google Maps
Pertanyaan umum
Pada kecepatan tol yang konstan, jarak tempuh nyata umumnya berada di bawah angka NEDC karena hambatan udara meningkat seiring kecepatan. Selisihnya bervariasi antar model dan kondisi berkendara. Cara paling jujur untuk mengetahuinya adalah test drive di rute yang benar-benar Anda gunakan sehari-hari.
Ada. BYD M6 DM-i menggunakan sistem plug-in hybrid, sehingga perjalanan harian dapat ditempuh dengan tenaga listrik sementara mesin bensin tersedia untuk perjalanan jauh tanpa perlu merencanakan titik pengisian. Ini pilihan yang masuk akal bila rute luar kota Anda belum didukung SPKLU memadai.
Jarak Alam Sutera ke bandara sekitar 25 km sekali jalan, jadi perjalanan pulang pergi tidak memerlukan pengisian di tengah jalan untuk seluruh model BYD. Pengisian semalam di rumah sudah lebih dari cukup.
Bisa dibicarakan saat penjadwalan. Sampaikan rute yang ingin Anda coba kepada sales consultant agar durasi dan rute test drive disiapkan sesuai kebutuhan, bukan hanya berputar di sekitar showroom.
Tergantung seberapa sering Anda menempuh rute luar kota yang belum didukung stasiun pengisian. Bila mayoritas perjalanan berada di Jabodetabek, model listrik penuh memberi biaya harian terendah. Bila perjalanan jauh ke daerah rutin dilakukan, M6 DM-i menghilangkan kebutuhan merencanakan titik pengisian sama sekali.
Lebih sedikit dibanding di dalam kota. Pengereman regeneratif memulihkan energi saat kendaraan melambat, sehingga manfaatnya paling besar di lalu lintas tersendat. Di jalan tol dengan kecepatan konstan, efisiensi lebih ditentukan oleh hambatan udara daripada oleh pemulihan energi.
AC memang mengonsumsi energi, dan pada kendaraan listrik konsumsinya langsung terlihat karena tidak ada mesin yang menghasilkan panas buangan. Pada perjalanan tol jarak menengah, dampaknya relatif kecil dibanding hambatan udara. Pada kemacetan panjang, dampaknya lebih terasa karena kendaraan tidak bergerak namun AC tetap bekerja.
Prinsip berkendaranya sama seperti kendaraan lain: hindari menerobos genangan tinggi. Paket baterai BYD tertutup dan memenuhi standar ketahanan air, namun komponen lain seperti sistem kelistrikan kabin tetap memiliki batas. Menghindari genangan tetap keputusan yang benar apa pun jenis kendaraannya.
Pengisian cepat sesekali tidak bermasalah dan memang dirancang untuk itu. Yang sebaiknya dihindari adalah menjadikannya kebiasaan harian, karena arus tinggi berulang memberi beban termal lebih besar. Untuk pemakaian rutin, pengisian di rumah lebih baik bagi umur baterai sekaligus lebih murah.
Ya, terutama melalui gaya berkendara yang didorongnya. Mode yang lebih responsif mengundang akselerasi lebih agresif, dan itulah yang menurunkan efisiensi, bukan mode itu sendiri. Pada kecepatan jelajah konstan, perbedaan antar mode relatif kecil.
Dengan home charging 7 kW, pengisian dari kondisi rendah ke penuh umumnya berlangsung semalam. Karena kendaraan memang tidak dipakai pada jam tersebut, dalam praktiknya waktu pengisian tidak terasa sebagai waktu tunggu.
Sosial Media
Ikuti Perjalanan Kami
@reinaldyeffendi_byd